Jumat, 08 Agustus 2008

MENANTI CALON ANANDA TERCINTA


Alhamdulillahi Rabbil 'Alamiin, semoga selalu terucap dari bibir ini sepanjang hayatku. Satu lagi rasa kebahagiaan dari sekian banyaknya kebahagiaan yang telah aku dapatkan selama ini.

Setelah melewati jenjang pernikahan, kini aku sedang menjalani penantian akan hadirnya buah hatiku, harapanku, anak dari seorang wanita yang sangat aku cintai.

Selama ini aku selalu bertanya siapa jodohku nanti, kapan aku akan punya keturunan lucu mungkin, pulang kerja langsung disambut sama tampang si mungil yang sedang-lucu-lucunya mungkin seru juga kali yach...

Akhirnya masa-masa itu aku alami juga, sedikit demi sedikit perubahan mulai tampak pada diriku. bersamaan dengan perut istriku yang sedikit demi sedikit membesar dan semakin membesar.

Pada awal kehamilannya, akupun tak tega melihat istriku yang hampir hilang nafsu makan. Tapi aku selalu memaksa istriku untuk mau makan nasi meskipun itu hanya satu suap (mungkin itupun karena dipaksa). Ditambah lagi dengan masa-masa timbulnya kemauannya yang agak-agak menyebalkan (masa ngidam).

Tapi semua itu sudah kami lewati dengan senyum karena perasaan kasih sayang dua insan yang mendambakan buah hati tersayang.

Do'apun selalu terucap dari bibirku dan juga istriku "semoga Allah SWT melindungi kandungan istriku, semoga kemudahan dan kelancaran proses kelahiran nanti selalu diberikan Allah untuk istriku dan juga anakku kelak.

0 comments:

Template by: Abdul Munir
Website: 99computercity